3 Bentuk Penyajian Algoritma Pemrograman Beserta Contoh Soalnya

Wednesday, August 29, 2018 : 8/29/2018

0 komentar

3-Bentuk-Penyajian-Algoritma-Pemrograman
Kali ini saya akan membahas tentang Bentuk Penyajian Algoritma dari pembahasan sebelumnya tentang Algoritma Pemrograman.Dikarenakan Bentuk Penyajian Algoritma itu harus dikuasai oleh seorang programmer pemula,maka saya akan membahasnya secara ringkas :D

Penyajian Algoritma Pemrograman

Penyajian Algoritma Pemrograman secara garis besar hanya dibagi 2 yaitu secara tulisan dan gambar.Algoritma yang disajikan secara tulisan yaitu dengan Struktur Bahasa (Menggunakan Bahasa Indonesia,Bahasa Inggris atau Bahasa Daerah jika itu diperlukan).Kemudian ada Pseudo Code yaitu kode-kode yang mirip dengan bahasa pemrograman seperti Pascal,C , sehingga memudahkan para pemrogram untuk bisa mengembangkan lebih jauh algoritma tersebut.Akan tetapi penggunaan Pseudo Code tidak terlalu populer. Penyajian secara gambar yaitu dengan Flow Chart,bentuk penyajian ini sering digunakan karena bagan-bagannya sudah baku dan tidak bisa dirubah.

1. Penyajian Algoritma Struktur Bahasa

Bentuk Penyajian ini disebut penyajian yang sederhana karena menggunakan bahasa sehari-hari.Untuk permasalah yang sederhana penggunaan notasi ini sangatlah mudah akan tetapi,untuk permasalah yang rumit penggunaan notasi ini akan berbelit-belit dan sering kali terjadi ambigu.

Untuk penulisan penyajian algoritma struktur bahasa penomoran itu sangat penting untuk menyatakan urutan langkah yang jelas.

Contoh 1 :

Algoritma meyenduh kopi.

1)    Siapkan gelas.
2)    Siapkan air panas.
3)    Masukkan kopi ke dalam gelas.
4)    Kemudian masukkan air panas kedalam gelas.
5)    Aduk kopi hingga merata.
6)    Kopi siap disajikkan.

Contoh 2 :

Algoritma menghitung luas persegi dengan masukkan nilai sisi.

1)    Masukkan nilai sisi.
2)    Luas adalah sisi dikali sisi.
3)    Tampilkan hasil luas.

Contoh 3 :

Algoritma menghitung luas segitiga dengan masukkan nilai alas dengan tinggi.

1)    Masukkan nilai alas.
2)    Masukkan nilai tinggi.
3)    Luas adalah alas dikalikan tinggi dibagi dua.
4)    Tampilkan hasil luas.


2. Penyajian Algoritma Pseudo Code

Pseudo Code adalah bentuk struktur yang mirip dengan Bahasa Pemgrograman yang terstruktur seperti Pascal, C, dll.Kemiripan ini sangat menguntungkan bagi Pseudo Code karena dapat di implementasikan ke dalam source code untuk memudahkan programmer dalam membuat suatu program.Tetapi penggunaan Pseudo Code tidak sepopuler Flow Chart.

Contoh 1 :

Algoritma untuk menghitung luas persegi.

1)    Start.
2)    Input sisi (s).
3)    L = s*s.
4)    Print L.
5)    End.

Contoh 2 :

Algoritma untuk menghitung luas segitga.

1)    Start.
2)    Input alas (a).
3)    Input tinggi (t)
4)    L= (a*t)/2.
5)    Print L.
6)    End.

Contoh 3 :

Algoritma untuk menghitung luas persegi panjang,luas persegi,luas segitiga,luas layang-layang.

1)    Start.
2)    Input panjang (p),lebar (l),sisi (s),alas (a),tinggi (t),diagonal1 (d1),diagonal2 (d2)
3)    Lpp= p*l.
4)    Lp= s*s.
5)    Ls= (a*t)/2.
6)    Lyy= (d1*d2)/2
7)    Print Lpp,Lp,Ls,Lyy.
8)    End.
Penjelasan :
-Lpp = Luas persegi panjang.
-Lp = Luas persegi.
-Ls = Luas segitiga.
-Lyy = Luas layang-layang.

3. Penyajian Algoritma Flow Chart

Flow Chart adalah bagan/skema (flow) dan aliran (chart) di dalam suatu program secara logika. Flow Chart merupakan alat yang digunakan untuk menggambarkan notasi-notasi tertentu,baik yang sederhana maupun yang sulit sekalipun. Flow Chart merupakan penyajian algoritma paling sering digunakan,karena bagan-bagannya sudah baku dan tidak bisa dirubah karena sudah dikenal seluruh dunia.

Fungsi Flow Chart

-Relationship
Flowchart dapat memberikan gambaran yang efektif, jelas, dan ringkas tentang prosedur logic. Teknik penyajian yang bersifat grafis jelas akan lebih baik daripada uraian-uraian yang bersifat teks khususnya dalam menyajikan logikalogika yang bersifat kompleks.

-Analysis Dengan adanya pengungkapan yang jelas dalam model atau chart, maka para pembaca dapat dengan mudah melihat permasalahan atau memfokuskan perhatian pada area-area tertentu sistem informasi.

 -Communication Karena simbol-simbol yang digunakan mengikuti suatu standar tertentu yang sudah diakui secara umum, maka flowchart dapat merupakan alat bantu yang sangat efektif dalam mengkomunikasikan logika suatu masalah atau dalam mendokumentasikan logika tersebut.

Pembuatan Flowchart :

-Sebelum pembuatan program : mempermudah programmer dalam menentukan alur logika program

-Sesudah pembuatan program : menjelaskan alur program kepada orang lain 

Pada flowchart ada beberapa simbol penting yang digunakan untuk membuat algoritma sebagaimana tercantum pada tabel berikut :

Simbol-Flowchart


Simbol-Flowchart




Penutup


Baigamana pembahas mengenai bentuk penyajian algoritma pemrograman diatas? Untuk contoh soalnya nanti akan saya berikan. Terimakasih telah berkunjung ke Pemulakuy apabila artikel ini bermanfaat kalian dapat share.
Share this Article
< Previous Article
Next Article >

0 komentar :

Copyright © 2019 Pemulakuy.com - All Rights Reserved