Pengertian Sistem, Suprastruktur Politik dan Infrastruktur Politik - Pemulakuy

Halaman

    Social Items

Belajar-Mengenai-Politik


Kali ini saya akan membahas mengenai Pengertian Suprastruktur Politik dan Pengerian Infrastruktur Politik. Langsung aja yuk ke materi !!




Pengertian Suprastruktur Politik


Suprastruktur Politik dapat diartikan sebagai sarana politik resmi sebagai penggerak suatu negara yang bersifat formal, dengan kata lain Suprastruktur Politik merupakan gambaran pemerintahan yang luas terdapat lembaga-lembaga yang bertugas dan diatur dalam sebuah konstitusi negara atau perundangan-undangan lainnya.

Dalam suatu negara yang menganut ajaran Trias Politica terdapat 3 Suprastruktur Politik Yakni Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif.

1. Kekuasaan Legislatif,yakni kekuasaan untuk membuat atau membentuk undang-undang.

2. Kekuasaan Eksekutif,yakni kekuasaan untuk melaksanakan undang-undang.

3. Kekuasaan Yudikatif,yakni kekuasaan untuk mempertahan undang-undang,termasuk kekuasaan untuk mengadili setiap pelanggaran terhadap undang-undang.



Pengertian Infrastruktur Politik


Infastruktur Politik adalah kelompok-kelompok kekuatan politik di dalam masyarakat yang berperan aktif untuk kemajuan pemerintahan suatu negara. Pada dasarnya organisasi yang tidak termasuk dalam birokrasi suatu pemerintahan itu disebut dengan Kekuatan Infrastruktur Politik. Di Indonesia sendiri banyak sekali organisasi-organisasi yang menjadi Kekuatan Infrastruktur Politik,tapi ada 4 yang dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

1. Partai Politik,  yaitu organisasi yang dibentuk oleh sekolompok warga negara atas dasar persamaan kehendak dan cita-cita yang sama untuk kemajuan bangsa dan negara dengan melalui pemilihan umum.

2. Kelompok Kepentingan (Interest Group),  yaitu kelompok yang  mempunyai kepentingan terhadap kebijakan negara,biasanya kelompok ini berpegangan tangan dengan salah partai politik dan keberadaaannya bersifat independen (mandiri). Biasanya mereka mencari dukungan perseorangan ataupun kelompol masyarakat. Contoh kelompok kepentingan diantaranya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serikat buruh, elite politik, pembayar pajak, serikat dagang dan sebagainya.

3. Kelompok Penekan (Pressure Group),   yaitu kelompok yang bertujuan untuk memperjuangkan keputusan politik yang berupa undang-undang atau kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan harapan mereka. Contoh dari Kelompok Penekan diantaranya denga cara berdemonstrasi, melakukan aksi mogok dan sebegainya.

4. Media Komunikasi Poltik,  yaitu alat atau sarana komunikasi politik yang digunakan untuk menyapaikan informasi dan pendapat politik secara tidak langsung. Sarana media komunikasi antara lain, media cetak seperti Koran, tabloid, buletin, brosur, tabloid, spanduk ,dan sebagainya. Sedangkan media elektronik diantara lainnya televisi, radio, internet ,dan sebagainya. Diharapkan media komunikasi ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat menimbulkan perpecahan. 

Selain itu juga kalian harus tahu mengenai Pengertian Sisten Politik, apa sih Sistem Politik itu??

Ada 2 pengertian mengenai Sistem Politik,mari kita bahas satu persatu : 

1. Menurut Pamudji, sistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks atau terorganisir, suatu himpunan atau perpaduan hal-hal atau bagian-bagian yang membentuk suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks dan utuh.

2. Menurut Rusadi Kantaprawira, sistem diartikan sebagai suatu kesatuan yang terbentuk dari beberapa unsure atau elemen. Unsur,komponen atau bagian yang banyak tersebut dalam berada dalam keterikatan yang kait-mengait dan fungsional.

Jadi bisa menarik  dari 2 pembahasan di atas bahwa Sistem adalah suatu kesatuan unsur – unsur pembentuknya baik secara input maupun output  yang terdapat dalam lingkungan dan terjadi hubungan yang fungsional.

Ciri Khas dari Sistem Politik yang membedakan dengan Sistem Sosial yang lain yakni : 

1. Daya Jangkuanya Universal, yakni meliputi semua anggota masyarakat yang ada di dalam negara tersebut.

2. Adanya Kontrol yang bersifat mutlak terhadap pemakaian kekerasan fisik.

3. Hak membuat keputusan-keputusan yang mengikat dan tidak bisa dilanggar harus diterima secara sah.

4. Keputusannya bersifat otoritatif yang artinya mempunyai kekuatan legalitas dan kerelaan yang besar.



Sekian dulu pembahasan dari saya, mohon maaf bila ada kesalahan mohon dikoreksi di kolom komentar ya. Apabila postingan ini bermanfaat silahkan kalian bisa share .
Terimakasih Salam Pemula.


Pengertian Sistem, Suprastruktur Politik dan Infrastruktur Politik

Belajar-Mengenai-Politik


Kali ini saya akan membahas mengenai Pengertian Suprastruktur Politik dan Pengerian Infrastruktur Politik. Langsung aja yuk ke materi !!




Pengertian Suprastruktur Politik


Suprastruktur Politik dapat diartikan sebagai sarana politik resmi sebagai penggerak suatu negara yang bersifat formal, dengan kata lain Suprastruktur Politik merupakan gambaran pemerintahan yang luas terdapat lembaga-lembaga yang bertugas dan diatur dalam sebuah konstitusi negara atau perundangan-undangan lainnya.

Dalam suatu negara yang menganut ajaran Trias Politica terdapat 3 Suprastruktur Politik Yakni Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif.

1. Kekuasaan Legislatif,yakni kekuasaan untuk membuat atau membentuk undang-undang.

2. Kekuasaan Eksekutif,yakni kekuasaan untuk melaksanakan undang-undang.

3. Kekuasaan Yudikatif,yakni kekuasaan untuk mempertahan undang-undang,termasuk kekuasaan untuk mengadili setiap pelanggaran terhadap undang-undang.



Pengertian Infrastruktur Politik


Infastruktur Politik adalah kelompok-kelompok kekuatan politik di dalam masyarakat yang berperan aktif untuk kemajuan pemerintahan suatu negara. Pada dasarnya organisasi yang tidak termasuk dalam birokrasi suatu pemerintahan itu disebut dengan Kekuatan Infrastruktur Politik. Di Indonesia sendiri banyak sekali organisasi-organisasi yang menjadi Kekuatan Infrastruktur Politik,tapi ada 4 yang dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

1. Partai Politik,  yaitu organisasi yang dibentuk oleh sekolompok warga negara atas dasar persamaan kehendak dan cita-cita yang sama untuk kemajuan bangsa dan negara dengan melalui pemilihan umum.

2. Kelompok Kepentingan (Interest Group),  yaitu kelompok yang  mempunyai kepentingan terhadap kebijakan negara,biasanya kelompok ini berpegangan tangan dengan salah partai politik dan keberadaaannya bersifat independen (mandiri). Biasanya mereka mencari dukungan perseorangan ataupun kelompol masyarakat. Contoh kelompok kepentingan diantaranya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serikat buruh, elite politik, pembayar pajak, serikat dagang dan sebagainya.

3. Kelompok Penekan (Pressure Group),   yaitu kelompok yang bertujuan untuk memperjuangkan keputusan politik yang berupa undang-undang atau kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan harapan mereka. Contoh dari Kelompok Penekan diantaranya denga cara berdemonstrasi, melakukan aksi mogok dan sebegainya.

4. Media Komunikasi Poltik,  yaitu alat atau sarana komunikasi politik yang digunakan untuk menyapaikan informasi dan pendapat politik secara tidak langsung. Sarana media komunikasi antara lain, media cetak seperti Koran, tabloid, buletin, brosur, tabloid, spanduk ,dan sebagainya. Sedangkan media elektronik diantara lainnya televisi, radio, internet ,dan sebagainya. Diharapkan media komunikasi ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat menimbulkan perpecahan. 

Selain itu juga kalian harus tahu mengenai Pengertian Sisten Politik, apa sih Sistem Politik itu??

Ada 2 pengertian mengenai Sistem Politik,mari kita bahas satu persatu : 

1. Menurut Pamudji, sistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks atau terorganisir, suatu himpunan atau perpaduan hal-hal atau bagian-bagian yang membentuk suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks dan utuh.

2. Menurut Rusadi Kantaprawira, sistem diartikan sebagai suatu kesatuan yang terbentuk dari beberapa unsure atau elemen. Unsur,komponen atau bagian yang banyak tersebut dalam berada dalam keterikatan yang kait-mengait dan fungsional.

Jadi bisa menarik  dari 2 pembahasan di atas bahwa Sistem adalah suatu kesatuan unsur – unsur pembentuknya baik secara input maupun output  yang terdapat dalam lingkungan dan terjadi hubungan yang fungsional.

Ciri Khas dari Sistem Politik yang membedakan dengan Sistem Sosial yang lain yakni : 

1. Daya Jangkuanya Universal, yakni meliputi semua anggota masyarakat yang ada di dalam negara tersebut.

2. Adanya Kontrol yang bersifat mutlak terhadap pemakaian kekerasan fisik.

3. Hak membuat keputusan-keputusan yang mengikat dan tidak bisa dilanggar harus diterima secara sah.

4. Keputusannya bersifat otoritatif yang artinya mempunyai kekuatan legalitas dan kerelaan yang besar.



Sekian dulu pembahasan dari saya, mohon maaf bila ada kesalahan mohon dikoreksi di kolom komentar ya. Apabila postingan ini bermanfaat silahkan kalian bisa share .
Terimakasih Salam Pemula.


No comments: