Pengertian Debat , Fungsi , Tujuan , Ciri-Ciri , Etika , Unsur-Unsur , Struktur , Kaidah Kebahasaan , Ragam Bahasa Ilmiah , Dan Tata Cara Debat Lengkap

Saturday, April 6, 2019 : 4/06/2019

0 komentar

Pembahasan Debat Secara Lengkap
Pemulakuy.com -  Debat merupakan bantahan terhadap hal yang sedang kontroversial ( hal yang menimbulkan perbedaan pendapat ) atau menjadi perdebadatan di masyarakat  yang dilengkapi dengan argumen dan data-data yang dapat memperkuat bantahan tersebut.



Pengertian Debat Menurut Para Ahli


Berikut pengertian Debat menurut para ahli : 

Menurut KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia )


Debat merupakan pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing.

Menurut Wikipedia


Debat merupakan kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok, dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan.

Menurut Asidi Dipodjojo


Menurut Asidi Dipodjojo dalamnya yang  buku Komunikasi Lisan (1982), arti debat merupakan suatu proses komunikasi yang dilakukan secara lisan yang dinyatakan dengan bahasa untuk mempertahankan gagasan atau pendapat. Dalam sebuah debat, setiap pihak berhak mengajukan pendapat dan memberikan alasan sehingga pihak lawan atau pihak yang tidak setuju dapat menerima dan berpihak kepadanya.

Menurut Hendri Guntur Tariga


Menurut Hendri Guntur Tarigan definisi debat ialah  kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan.

Menurut G. Sukadi


Menurut G. Sukadi Arti dari debat ialah saling adu argumentasi antar pribadi atau antar kelompok manusia dengan tujuan mencapai kemenangan.

Menurut Kamdhi 


Arti debat menurut Kamdhi adalah suatu pembahasan atau pertukaran pendapat mengenai suatu pokok masalah dimana masing-masing peserta memberikan alasan untuk mempertahankan pendapatnya.

Meurut Dori Wuwur 


Menurut Dori Wuwur dalam buku Retorika definisi debat ialah saling adu argumentasi antar pribadi atau antar kelompok manusia dengan tujuan mencapai kemenangan untuk satu pihak.


Fungsi Debat

Fungsi Debat


Debat memiliki fungsi sebagai sarana untuk menyampaiakan gagasan atau argumen di depan umum dan melatih kita untuk tampil lebih percaya diri. Debat juga melatih kita untuk lebih berpikir lebih kritis dalam menjawab semua permasalahan yang disampaikan oleh lawan bicara.

Tujuan Debat


Dalam debat semua pihak pasti memperjuangkan argumennya dilandasi dengan pemikiran yang kritis yang akhirnya diantara salah satu pihak ada yang mencapai sebuah kemenangan. Hal itu menimbulkan kebenaran atas apa yang sedang dipermasalahakan.

Ciri-Ciri Debat


1. Terdapat dua sudut pihak yakni Tim Afirmasi ( setuju dengan mosi / permasalahan ) dan Tim Oposisi ( tidak setuju dengan mosi / permsalahan ).

2. Terdapat seorang moderator yang mengarahkan jalannya debat serta berperan sebagai pihak netral.

3. Terdapat sesi tanya jawab dari setiap pihak untuk menjatuhkan lawannya.

4. Terdapat proses saling mempertahankan argumennya antara kedua belah pihak.

5. Terdapat proses beradu argumen dalam waktu tertentu untuk mencapai kemenangan.

6. Hasil debat biasanya dilakukan dengan cara voting atau melalui keputusan juri.

Etika Debat


Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan kegiatan debat yakni Etika Debat. Semua yang tergabung dalam kegiatan debat baik dari tim pro, tim kontra, dan tim netral harus menjunjung tinggi etika debat yang baik saat bertanya atau berdebat. Etika bertanya dalam debat yaitu tidak menyangkutpautkan prasangka emosional dalam bertanya, pertanyaan yang dilontarkan harus terarah dengan permasalahan, singkat padat dalam berbicara yaitu berbicara sedikit tetapi terdapat makna di dalamnya dan harus sesuai dengan sasaran.

Etika Debat adalah cara seseorang untuk menyampaikan argumennya dengan baik, terampil dalam membuktikan kesalahan dan celah untuk melemahkan pernyataan lawan serta penyampaiakan pidato harus dilakukan dengan terarah, lancar , tegas , serta harus sesuai dengan fakta yang ada.

Unsur-Unsur Debat


Di dalam kegiatan debat terdapat unsur-unsur debat yang harus kalian ketahui, berikut :

1. Mosi adalah tema atau topik yang akan dibicarakan dalam sebuah kegiatan debat dan mosi merupakan pernyataan positif yang akan menentukan arah dan isi dari suatu perdebatan. Mosi memiliki peran penting karena di dalam debat terdapat pihak pro dan pihak kontra.

2. Tim Afirmasi (Tim Pro) adalah tim yang mendukung atau setuju dengan mosi (permasalahan yang didebatkan). Biasanya tim afirmasi akan menyatakan alasan kenapa mereka setuju dengan mosi tersebut.

3. Tim Oposisi (Tim Kontra) adalah tim yang tidak setuju dengan mosi ( permasalah yang didebatkan). Tim Opisis akan menyanggah pernyataan dari tim afirmasi.

4. Tim Netral adalah tim yang tidak setuju atau tidak menentang mosi. Tim ini bisa menerima atau menolak sebagian dari mosi.

5. Moderator adalah orang yang memimpin, mengatur , membacakan tata tertib debat, memperkenalkan masing masing pihak dan menyampakan mosi untuk kegiatan debat.

6. Kegiatan debat harus ada peserta debat yang akan menentukan keputusan akhir debat besama juri debat. Dalam beberapa kegiatan debat, perserta tidak diikut sertakan dalam mententukan keputusan akhir debat. Namun jika dibutuhkan voting, para peserta akan diperhitungkan suranya.

7. Notulis adalah orang yang mencatat poin penting ketika debat dilaksanakan , menyimpulkan kegiatan debat , menyampaikan solusi debat , dan menutup kegiatan debat.

Selain dari pengertian debat, fungsi debat, tujuan debat , etika debat , dan unsur-unsur debat. Kalian juga harus mengetahui struktur teks debat , kaidah kebahasaan debat , ragam bahasa ilmiah , cara menyusun teks debat dan tata cara debat. Semua poin tersebut akan dibahas secara ringkas,berikut :

Struktur Teks Debat


Terdapat 3 struktur yang membagun teks debat sehingga menjadi utuh , ini dia 3 struktur yang  menuyusun teks debat : 

1. Pengatar (Isu) : Bagian yang mengandung topik yang akan dibantah.

2. Argumen : Bagian yang mengandung rangkaian alasan atau bukti yang kuat degan tujuan mendukung bantahan.

3. Simpulan : Mengandung pernyataan yang menengaskan bantahan.

Kaidah Kebahasaan Teks Debat


Kaidah kebahasaan teks debat mempunyai 4 kaidah kebahasaan yang harus kamu ketahui sebelum membuat teks debat : 

1. Kata Hubung : kata yang berfungsi menghubungkan dua kata atau dua kalimat. Contohnya : dan , atau , kemudian , setelah itu , lalu , misalnya, tetatpi , serta , seandainya , dll.

2. Kalimat Kompleks : kalimat yang terdiri atas dua struktur atau lebih atau dua verba atau lebih. Ciri kaliamt kompleks biasanya terdapat koma atau konjungsi.

3. Pilihan Kata : Penyusunan kata dalam pembuatan teks debat memiliki fungsi agar gagasan teks debat bisa disampaiakan debat baik.

4. Kata Rujukan : Kata yang menunjukkan rujukan sebagai pemberi informasi. Terdapat 3 jenis kata rujukan yaitu tempat, benda, dan orang.

Ciri Ragam Bahasa Ilmiah


Dalam pembuatan teks debat harus memperhatikan penggunaan bahasa yang baik, oleh karena itu kalian harus memperhatikan 3 aspek berikut : 


1. Kaidah bahasa Indonesia yang digunakan harus benar sesui dengan kaidah bahasa baku , baik kaidah tata ejaan maupun tata bahasa (pembetukkan kata, klausa , frasa , kalimat , dan paragraf).

2. Ide yang diungkapkan harus benar sesuai dengan fakta yang ada dan dapat diterima oleh akal sehat (logis), harus tepat , dan harus singkat, padat, jelas ,sistematis dan tepat sasaran.

3. Pemilihan kata yang sebenarnya (denotatif)
Bahasa Baku adalah ragam bahasa yang telah ditetapkan, dapat diterima dan berfungsi sebagai model untuk suatu masyarakat. Jadi, terdapat 3 aspek dalam bahasa baku yang saling menyatu yakni kodifikasai, keberterimaan , dan difungsikan sebagai model.

Cara Menyusun Teks Debat


1. Hal yang pertama kali harus dilakukan dalam menyusun teks debat yakni menentukan tema dan judul teks debat.

2. Mencari sumber informasi yang akan dijadikan bahan pembicaraan.

3. Menganalisis bahan dengan  mengolah data atau informasi sehingga menjadi pernyatan berupa :

  • Penyusunan kalimat berupa kaliamt topik pada setiap struktur teks.
  • Pengembangan kaliamt topik dengan kalimat pengembangan.
  • Menyusun paragraf sesuai dengan struktur.
  • Menyunting kalimat sesuai dengan unsur kebahasaan.
  • Menggabungkan paragraf menjadi teks tantangan yang padu.

4. Hasil analisis kemudian disusun menjadi teks dengan urutan struktur yang benar agar menjadi teks debat yang utuh.

Tata Cara Debat


Sebelum melakukan kegiatan debat, setiap tim harus mengetahui tata cara debat yang baik dan benar. Berikut Tata Cara Debat yang baik dan benar :

1. Harus menaati peraturan debat yang yang sudah disampaikan oleh moderator, apabila peserta debat melanggar akan berpengaruh kepada timnya.

2. Dalam melontarkan pertanyaan harus dilakukan dengan professional. Maksudnya adalah bahasa yang digunakan oleh peserta harus enggunakan bahasa yang sopan, tidak merendahkan orang lain, tidak mengandung unsur SARA , tidak menghina.

3. Pada saat meyampaikan argumennya dilakukan dengan lembut, yang artinya intonasi pada saat bedebat hendaknya dengan suara normal, tidak dengan nada emosi.

4. Argumen harus dilakukan dengan cepat, singkat , padat, jelas dan harus sesuai dengan waktu yang diberikan oleh moderator.

5. Argumen yang disampaiakan harus dengan fakta-fakta yang kuat dan logis  serta dapat dipertanggungjawabkan.

Penutup


Bagaimana pembahasan materi Debat diatas ? apabila artikel ini bermanfaat kalian dapat share.
Terimakasih telah berkunjung ke Pemulakuy.

Share this Article
< Previous Article
Next Article >

0 komentar :

Copyright © 2019 Pemulakuy.com - All Rights Reserved